Sejarah

Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Kesehatan Gigi merupakan hasil pengembangan dari Program Studi D-III Teknik Gigi. Diketahui bersama bahwa D-III Teknik Gigi merupakan pendidikan Ahli Madya Kesehatan yang lahir dari Fakultas Non Gelar Kesehatan. Fakultas non gelar kesehatan tersebut kemudian dilebur dalam Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga.

Secara historis, Program D3 Teknik Gigi didirikan sejak tahun 1984 berdasarkan SK Dirjen Dikti Depdikbud RI No. 117/DIKTI/Kop/1984 di bawah naungan Fakultas Non Gelar Kesehatan Universitas Airlangga. Peringkat akreditasi terakhir adalah pada tahun 2020. Prodi Teknologi Kesehatan Gigi yang awalnya berada di bawah Fakultas Kedokteran Gigi dialihkan ke Fakultas Vokasi sejak berdirinya Fakultas Vokasi yang menjadi fakultas ke-14 di Universitas Airlangga pada tahun 2014 berdasarkan Statuta Universitas Airlangga yang ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2014 pada tanggal 14 Mei 2014. Hal tersebut dikuatkan dengan Keputusan Rektor Universitas Airlangga Nomor 1539/UN3/2014.

Pendirian Prodi Sarjana Terapan Teknologi Kesehatan Gigi dituangkan dalam SK Rektor Universitas Airlangga No. 522/UN3/2023 tertanggal 7 Juni 2023, merupakan jawaban atas tuntutan stake holder akan kebutuhan tenaga teknisi gigi yang mampu mengimbangi perkembangan teknologi khususnya di bidang keteknisian gigi. Oleh karena itu, kurikulum Prodi Teknologi Kesehatan Gigi dirancang untuk menghasilkan lulusan Teknologi Kesehatan Gigi yang kompeten dan sanggup mengakomodir kebutuhan dokter gigi spesialis.